Senin, 26 Agustus 2013

Hari Ini Euro Masih Agak Lesu Hadapi Yen

Kurs Euro Hari Ini, Melanjutkan Tekanan Setelah pada perdagangan forex kemarin bergerak naik Euro pada hari ini menguat terhadap Yen Jepang. Pair EURJPY , dibuka pada 131.88 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah mendesak Yen sekitar + 31 pips atau sekitar + 0.23 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 132.19.

Sentimen positif terhadap Euro nampak menguat setelah National Bank of Belgium mengumumkan kepada publik bahwa terdapat peningkatan iklim bisnis di Belgia sehingga memberikan optimisme bagi investor Euro.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator fundamental ekonomi Belgium NBB Business Climate kinerja Agustus yang meningkat ke angka -8.6 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -12.0. Kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka -11.1.

Dan pada pergerakan forex sesi Asia siang hari ini (Senin, 26 Agustus 2013, 05:33:57 GMT), Euro secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap mata uang utama Yen Jepang setelah dibuka pada 131.93 di awal perdagangan (00.00 GMT). Mata uang tersebut telah turun sekitar -6 pips atau sekitar -0.04 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 131.87.

Menjelang laporan dari Markit (lembaga riset ekonomi dan bisnis) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai data sektor konsumsi di Jerman yang diperkirakan dapat menunjukkan kinerja melambat. Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator German Prelim CPI m/m dapat menunjukkan pertanda yang kurang menggembirakan dan diduga dapat turun ke angka 0.2% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 0.5%.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisa fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal pergerakan Euro/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 130.75 dan level resistance pada kisaran 132.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola Rising Wedges ditinjau dalam rentang perdagangan di tahun ini (YTD). Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish lemah .

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro berada pada pola descending triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase akhir bullish (minor) .

Kamis, 01 Agustus 2013

Analisis Fundamental Euro, Bergerak Menguat

Analisis Fundamental Euro, Bergerak MenguatPada perdagangan forex hari ini mata uang euro terpantau mengalami penurunan terhadap dollar AS (01/08). Euro bergerak melemah setelah pada perdagangan kemarin menanjak hingga ke posisi paling tinggi dalam enam minggu belakangan terhadap mata uang asal Negeri Paman Sam tersebut.

Dollar mengalami pergerakan melemah setelah FOMC menyatakan bahwa inflasi yang terus-menerus rendah berpotensi untuk menghambat pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat. Kondisi tersebut akan mengakibatkan bahwa stimulus moneter oleh Fed akan terus dipertahankan.

Setelah pada perdagangan kemarin bergerak naik, Euro pada hari ini (Kamis, 1 Agustus 2013, 05:18:45 GMT) menguat terhadap mata uang utama Yen Jepang. Pair EURJPY dibuka pada 130.16 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah mendesak mata uang utama lainnya sekitar 25 pips atau sekitar 0.19 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 130.42.

Mata uang Euro terpantau bergerak positif menjelang pengumuman Markit (lembaga riset ekonomi dan bisnis) mengenai perkembangan terakhir pada sektor manufaktur di Spanyol yang mungkin dapat memberikan data positif.

Indikator fundamental ekonomi Spanish Manufacturing PMI kinerja Juli diperkirakan akan menunjukkan kinerja yang membaik dan indikator diperkirakan dapat meningkat ke angka 50.7 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 50.0. Euro terpantau bergerak positif merespon dini perkembangan tersebut.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal pergerakan mata uang Euro pada EURJPY hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 129.4043 dan level resistance pada kisaran 130.85

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola Rising Wedges ditinjau dalam rentang perdagangan di tahun ini (YTD). Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish lemah.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro kembali masuk ke dalam pola Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase akhir bullish (minor) .

Kamis, 04 Juli 2013

Ketegangan Ekonomi Kembali Terjadi Di Kawasan Euro, Euro Tergerus Melemah

Euro Tergerus Melemah; Ketegangan Ekonomi Kembali Terjadi Di Kawasan EuroPada perdagangan forex kemarin mata uang euro terpantau mengalami pergerakan yang masih terjebak dalam pola melemah terhadap dollar AS. Euro terhantam anjlok pada sesi perdagangan sebelumnya dan mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari satu bulan belakangan.

Saat ini euro masih berada di kisaran paling rendah dalam lebih dari satu bulan menjelang pertemuan bank sentral Eropa besok. Di samping spekulasi bahwa ECB masih akan mempertahankan program stimulus, euro juga melemah didesak oleh pergerakan dollar yang memang sedang berada dalam momentum kenaikan.

Sinyal yang makin benderang bahwa pemulihan ekonomi di AS berjalan dengan terkendali mendorong dollar menguat. Momentum kenaikan dollar terjadi karena para pelaku pasar berspekulasi bahwa The Fed akan segera mengurangi atau menghentikan program pembelian obligasi milik pemerintah AS. Beberapa data ekonomi yang dirilis tadi malam juga menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di AS membaik.

Dan pada perdagangan hari ini mata uang euro tampak masih berusaha untuk kembali melanjutkan penurunan (04/07). Euro bergerak rebound pada perdagangan kemarin, setelah sempat anjlok ke posisi paling rendah dalam lebih dari satu bulan belakangan. Anjloknya euro pada perdagangan kemarin terjadi di tengah spekulasi bahwa ECB masih akan mempertahankan kebijakan stimulus moneter di kawasan euro.

Euro pagi hari ini kembali terpukul setelah kemelut di kawasan euro makin menjadi. Dua menteri Portugal mundur dari kabinet setelah dikabarkan berselisih dengan PM Pedro Passos Coelho mengenai cara penanganan utang pemerintah Portugal. Sementara itu yield obligasi di Spanyol dan Italia mengalami kenaikan.

Pada perdagangan hari ini euro terpental lagi ke bawah level 1.3000 poin. Tampak euro berada ada posisi 1.2994 dollar. Posisi euro tersebut mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.3011 dollar. Posisi euro sempat anjlok ke level 1.2923 dollar pada perdagangan kemarin, yang sekaligus merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 29 Mei lalu.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar pada perdagangan hari ini akan cenderung melemah lagi, setelah kemarin sempat terdorong menguat. Euro diprediksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.2940 – 1.3050 poin.

Rabu, 03 Juli 2013

Investor Nantikan Pertemuan ECB, Euro Masih dalam Posisi Lemah

Euro Masih dalam Posisi Lemah; Investor Nantikan Pertemuan ECBPada perdagangan euro-dollar kemarin terjadi kenaikan terbatas lagi. Mata uang tunggal di Eropa tersebut masih mencoba untuk melanjutkan kenaikan terhadap dollar AS di tengah kenaikan aktivitas manufaktur global, termasuk Eropa.

Dollar AS telah mengalami kenaikan sebesar 6.2 persen tahun ini, mata uang dengan kinerja paling baik di antara 10 mata uang negara maju. Euro mengalami kenaikan 5 persen dan menjadi mata uang negara maju terbaik kedua.

Pergerakan dollar masih berada dalam trend yang menguat terhadap euro, di tengah spekulasi bahwa The Fed akan mulai mengurangi pembelian obligasi pemerintah AS, setidaknya mulai bulan September mendatang. Akan tetapi kabar mengenai membaiknya kondisi manufaktur di kawasan euro yang diumumkan tadi malam tampak mampu sedikit meredakan tekanan terhadap euro.

Aktivitas sektor manufaktur di Eropa juga terjadi kenaikan, meskipun masih berada di teritori kontraksi, yaitu meningkat ke level 48.4 poin, tertinggi sejak Maret 2012.

Dan pada perdagangan hari ini mata uang euro terpantau mengalami pergerakan yang masih terjebak dalam pola melemah terhadap dollar AS (03/07). Euro terhantam anjlok pada sesi perdagangan sebelumnya dan mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari satu bulan belakangan.

Saat ini euro masih berada di kisaran paling rendah dalam lebih dari satu bulan menjelang pertemuan bank sentral Eropa besok. Di samping spekulasi bahwa ECB masih akan mempertahankan program stimulus, euro juga melemah didesak oleh pergerakan dollar yang memang sedang berada dalam momentum kenaikan.

Sinyal yang makin benderang bahwa pemulihan ekonomi di AS berjalan dengan terkendali mendorong dollar menguat. Momentum kenaikan dollar terjadi karena para pelaku pasar berspekulasi bahwa The Fed akan segera mengurangi atau menghentikan program pembelian obligasi milik pemerintah AS. Beberapa data ekonomi yang dirilis tadi malam juga menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di AS membaik.

Hari ini euro berada di posisi 1.2974 dollar, membukukan penurunan tipis saja dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya, yaitu 1.2979 dollar. Hari ini euro sudah sempat melemah ke posisi 1.2965 dollar, posisi terendah sejak tanggal 31 Mei lalu.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan euro pada perdagangan hari ini berpotensi untuk lanjut menguat. Untuk hari ini euro diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.2940 – 1.3020 dollar.

Senin, 01 Juli 2013

Setelah Amblas Selama Dua Minggu Akhirnya Pound Berhasil Rebound

Pound Rebound Setelah Amblas Dua MingguPergerakan Poundsterling Inggris pada perdagangan forex hari ini (Senin, 1 Juli 2013, 05:13:19 GMT) terpantau menunjukkan pergerakan naik . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 1.5207 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian menguat sekitar + 13 pips atau sekitar + 0.08 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 1.5220.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Markit (lembaga riset ekonomi dan bisnis) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor manufaktur bulan Juni yang diharapkan dapat menunjukkan sinyal positif.

Indikator Manufacturing PMI Juni diharapkan dapat menunjukkan kinerja yang masih ekspansif di bulan tersebut dan diduga akan dapat bertahan di angka 51.3 dari nilai periode lalu yaitu yang juga 51.3. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak menguat merespon dini perkembangan tersebut.

Sementara itu kurs Pound sterling Inggris pada sore hari ini ( 1 July 2013, 09:00:24 GMT) nampak menguat terhadap Dollar AS. Dibuka pada 1.5207 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah naik sekitar + 28 pips atau sekitar + 0.18 % dan nilai bergulir GBPUSD tampak berada pada kisaran 1.5235. Sterling nampak rebound setelah merosot dalam dua minggu terakhir secara berturut-turut.

Sentimen positif terhadap mata uang kurs Pound sterling Inggris nampak menguat setelah Markit melaporkan kinerja yang menggembirakan pada sektor manufaktur Inggris di bulan Juli. Sektor ini dilaporkan masih menunjukkan ekspansi bahkan dengan derajat yang menguat.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator ekonomi Manufacturing PMI Juni yang bertambah baik ke angka 52.5 dari nilai periode lalu yaitu 51.5. Adanya perkembangan yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan turun ke angka 51.3.

Analisis Forex dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal pergerakan GBPUSD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.5156 dan level resistance pada kisaran 1.5269.

Kamis, 27 Juni 2013

Pasar Mata Uang Cukup Stabil

Berita forex kali ini datang dari saham Eropa yang ditutup lebih tinggi pada Rabu, karena rally bantuan di Eropa berlanjut setelah bank sentral China menawarkan beberapa kepastian tentang keprihatinan krisis likuiditas. Saham AS ditutup naik tajam untuk sesi kedua Rabu, setelah lebih lemah dari yang diperkirakan membaca akhir pada kuartal pertama bruto produk domestik berkurang kekhawatiran bahwa Fed akan mengekang langkah-langkah stimulus dalam waktu dekat. Pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia adalah kurang dari yang diperkirakan pada kuartal pertama sebagai peningkatan pajak gaji AS mengambil gigitan besar dari belanja konsumen dari yang diperkirakan sebelumnya. Produk domestik bruto tumbuh pada tingkat tahunan 1,8 persen dari Januari sampai Maret, turun dari pembacaan sebelumnya 2,4 persen.
Kepala keuangan Uni Eropa membuat kesepakatan tentang bagaimana menangani bank gagal, langkah mereka mengatakan akan meningkatkan kepercayaan investor dan membantu mengatasi krisis keuangan kawasan euro. Menteri keuangan Uni Eropa berjuang untuk konsensus ketika mereka mengambil sebuah usulan kompromi Irlandia-dirancang untuk menetapkan kerugian di bank-bank gagal, memperpanjang kebuntuan yang berbicara terkutuk pekan lalu. Kepala keuangan blok itu 27 tetap "cukup jauh" dari kesepakatan saat mereka berkumpul untuk pembicaraan darurat di Brussels. Sentral Eropa pembuat kebijakan Bank termasuk Presiden Mario Draghi mengatakan mereka akan mempertahankan kebijakan moneter longgar selama dibutuhkan, sementara mendesak pemerintah kawasan euro untuk memotong defisit dan meningkatkan investasi.
Indeks dolar diselenggarakan keuntungan enam hari, kemenangan beruntun terpanjang dalam lebih dari setahun, sebelum laporan AS diperkirakan akan menunjukkan pengeluaran meningkat di laju tercepat dalam tiga bulan dan klaim pengangguran menurun. Dolar melayang ke 83,05 dari 83,22 di terbuka di perdagangan Asia. Pedagang tampaknya menulis dari cetak PDB loyo setelah data eko yang kuat bulan ini mendukung perputaran ekonomi.
Euro jatuh di bawah $ 1,30 untuk pertama kalinya dalam hampir sebulan sebagai Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan kebijakan moneter akan tetap simulatif, meredupkan daya tarik relatif dari aset dalam mata uang. Sekali lagi ECB sedang mencoba untuk berbicara atas euro untuk membantu kemudahan melewati beberapa aliran berita negatif dan pergeseran dalam sentimen pasar. Euro telah sedikit pulih dari kerugian kemarin dan perdagangan 0,16% lebih tinggi. Pedagang dapat mengharapkan euro untuk memperpanjang kenaikannya pada antisipasi rilis ekonomi positif dari Eropa, yang dapat mendukung keuntungan dalam rupee selama sesi sore.
AS akan merilis konsumsi pribadi, pengeluaran, klaim pengangguran dan data penjualan rumah yang tertunda, yang dapat membatasi kerugian dalam kerugian dolar.
The JPY masih diperdagangkan stabil pada 97,80 tersisa itu kisaran ketat karena para pedagang memiliki kurangnya arah dengan BoJ Gubernur Kudora dan Perdana Menteri Abe diam akhir-akhir ini. The Great British Pound diperdagangkan di sisi bawah di 1,5344 pelonggaran bawah jangkauan di 1,54 rendah menjelang data karena hari ini.