Rabu, 30 Oktober 2013

Rekomendasi Forex EUR/USD dan Aussie/Yen 30 Oktober 2013

Technical Outlook 30 Oktober 2013
Rekomendasi forex setelah selama dua pekan terakhir menguat cukup signifikan, tampaknya pada minggu ini Euro cenderung mengalami koreksi. Diperkirakan jika Euro menembus resistance di kisaran 1.3835, maka ada peluang bagi Euro mengetes kisaran 1.4000. Sementara itu, Euro berpotensi mengetes level 1.3620 jika melewati support di kisaran 1.3700.
Analisa Forex EUR/USD

e
ee
AUD/USD
aussie
Resistance 3
0.9650
Suggest Level
Resistance 2
0.9613
Buy
0.9530
Resistance 1
0.9546
Target
0.9560
Pivot
0.9509
Stop Loss
0.9500
Support 1
0.9442
Sell
0.9470
Support 2
0.9405
Target
0.9440
Support 3
0.9338
Stop Loss
0.9500
USD/JPY
jpy
Resistance 3
99.30
Suggest Level
Resistance 2
98.79
Buy
98.40
Resistance 1
98.48
Target
98.60
Pivot
97.97
Stop Loss
98.20
Support 1
97.66
Sell
97.90
Support 2
97.15
Target
97.70
Support 3
96.84
Stop Loss
98.10

Selasa, 22 Oktober 2013

Rekomendasi Siang EUR/USD dan Kurs Mata Uang Pound, Outlook 22 Oktober 2013

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator Public Sector Net Borrowing dapat menunjukkan kinerja yang menguntungkan dan diharapkan mengalami penurunan ke angka 10.4B dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 11.5B.
GBP/USD Analyzed by Vibiz Research 
gbpusdh4

Resistance 31.6222
Suggest Level
Resistance 21.6201
Buy
1.6172
Resistance 11.6174
Target
1.6202
Pivot1.6153
Stop Loss
1.6142
Support 11.6125
Sell
1.6104
Support 21.6104
Target
1.6074
Support 31.6077
Stop Loss
1.6134 
GBP/JPY Analyzed by Vibiz Research 
 gbpjpyh4
Resistance 3159.15
Suggest Level
Resistance 2158.91
Buy
158.75
Resistance 1158.44
Target
159.05
Pivot158.20
Stop Loss
158.45
Support 1157.73
Sell
158.24
Support 2157.50
Target
157.94
Support 3157.03
Stop Loss
158.54

Technical Outlook 22 Oktober 2013
Setelah melonjak tajam pada minggu lalu, tampak di awal minggu ini Euro cenderung untuk mengalami koreksi.
Diperkirakan jika Euro menembus resistance di kisaran 1.3700, maka ada peluang bagi Euro mengetes kisaran 1.3835. Sementara itu, Euro berpotensi mengetes level 1.3490 jika melewati support di kisaran 1.3620.
EUR/USD Analyzed by Vibiz Research
e
ee

Selasa, 17 September 2013

Dollar AS Turun Tipis Jelang NFP

Pergerakan forex hari ini mengabarkan bahwa Dollar AS bergerak menguat terhadap mata uang utama Franc Swiss dengan cukup tajam. Harga pembukaan USDCHF berada pada 0.93566 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan mata uang tersebut telah naik sekitar 92 pips atau sekitar 0.98 % dan nilai bergulir terpantau berada di 0.9448.

Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat setelah Department of Labor (AS) menyampaikan terdapat penurunan jumlah penduduk AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguan.

Pergerakan indeks Dollar AS pada perdagangan forex hari ini (Jum’st, 6 September 2013, 04:00:49 GMT) terpantau menunjukkan pergerakan turun . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 82.61 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian turun sekitar -12 pips atau sekitar -0.14 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 82.49.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Bureau of Labor Statistics (AS) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai seberapa besar lapangan kerja di Amerika Serikat dapat menyerap tenaga kerja .

Indikator Non-Farm Employment Change diharapkan dapat menunjukkan sinyalemen baik dan diduga akan naik ke angka 178K dari nilai periode lalu yaitu 162K. Kendati demikian mata uang Dollar AS terpantau masih bergerak lesu merespon dini perkembangan tersebut.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian Dollar AS bahwa range normal pergerakan indeks Dollar AS pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 82.22 dan level resistance pada kisaran 82.84.

Pergerakan pada hari ini diperkirakan akan sangat volatile terkait dengan laporan ini, dan masih terbuka potensi bagi Dollar AS untuk berbalik menguat.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks Dollar AS berada pola channeling up dan cenderung naik sepanjang tahun ini. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase pembentukan bullish baru.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks Dollar AS berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase akhir bullish minor.

Senin, 26 Agustus 2013

Hari Ini Euro Masih Agak Lesu Hadapi Yen

Kurs Euro Hari Ini, Melanjutkan Tekanan Setelah pada perdagangan forex kemarin bergerak naik Euro pada hari ini menguat terhadap Yen Jepang. Pair EURJPY , dibuka pada 131.88 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah mendesak Yen sekitar + 31 pips atau sekitar + 0.23 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 132.19.

Sentimen positif terhadap Euro nampak menguat setelah National Bank of Belgium mengumumkan kepada publik bahwa terdapat peningkatan iklim bisnis di Belgia sehingga memberikan optimisme bagi investor Euro.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator fundamental ekonomi Belgium NBB Business Climate kinerja Agustus yang meningkat ke angka -8.6 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -12.0. Kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka -11.1.

Dan pada pergerakan forex sesi Asia siang hari ini (Senin, 26 Agustus 2013, 05:33:57 GMT), Euro secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap mata uang utama Yen Jepang setelah dibuka pada 131.93 di awal perdagangan (00.00 GMT). Mata uang tersebut telah turun sekitar -6 pips atau sekitar -0.04 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 131.87.

Menjelang laporan dari Markit (lembaga riset ekonomi dan bisnis) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai data sektor konsumsi di Jerman yang diperkirakan dapat menunjukkan kinerja melambat. Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator German Prelim CPI m/m dapat menunjukkan pertanda yang kurang menggembirakan dan diduga dapat turun ke angka 0.2% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 0.5%.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisa fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal pergerakan Euro/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 130.75 dan level resistance pada kisaran 132.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola Rising Wedges ditinjau dalam rentang perdagangan di tahun ini (YTD). Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish lemah .

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro berada pada pola descending triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase akhir bullish (minor) .

Kamis, 01 Agustus 2013

Analisis Fundamental Euro, Bergerak Menguat

Analisis Fundamental Euro, Bergerak MenguatPada perdagangan forex hari ini mata uang euro terpantau mengalami penurunan terhadap dollar AS (01/08). Euro bergerak melemah setelah pada perdagangan kemarin menanjak hingga ke posisi paling tinggi dalam enam minggu belakangan terhadap mata uang asal Negeri Paman Sam tersebut.

Dollar mengalami pergerakan melemah setelah FOMC menyatakan bahwa inflasi yang terus-menerus rendah berpotensi untuk menghambat pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat. Kondisi tersebut akan mengakibatkan bahwa stimulus moneter oleh Fed akan terus dipertahankan.

Setelah pada perdagangan kemarin bergerak naik, Euro pada hari ini (Kamis, 1 Agustus 2013, 05:18:45 GMT) menguat terhadap mata uang utama Yen Jepang. Pair EURJPY dibuka pada 130.16 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah mendesak mata uang utama lainnya sekitar 25 pips atau sekitar 0.19 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 130.42.

Mata uang Euro terpantau bergerak positif menjelang pengumuman Markit (lembaga riset ekonomi dan bisnis) mengenai perkembangan terakhir pada sektor manufaktur di Spanyol yang mungkin dapat memberikan data positif.

Indikator fundamental ekonomi Spanish Manufacturing PMI kinerja Juli diperkirakan akan menunjukkan kinerja yang membaik dan indikator diperkirakan dapat meningkat ke angka 50.7 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 50.0. Euro terpantau bergerak positif merespon dini perkembangan tersebut.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal pergerakan mata uang Euro pada EURJPY hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 129.4043 dan level resistance pada kisaran 130.85

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola Rising Wedges ditinjau dalam rentang perdagangan di tahun ini (YTD). Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish lemah.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro kembali masuk ke dalam pola Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase akhir bullish (minor) .

Kamis, 04 Juli 2013

Ketegangan Ekonomi Kembali Terjadi Di Kawasan Euro, Euro Tergerus Melemah

Euro Tergerus Melemah; Ketegangan Ekonomi Kembali Terjadi Di Kawasan EuroPada perdagangan forex kemarin mata uang euro terpantau mengalami pergerakan yang masih terjebak dalam pola melemah terhadap dollar AS. Euro terhantam anjlok pada sesi perdagangan sebelumnya dan mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari satu bulan belakangan.

Saat ini euro masih berada di kisaran paling rendah dalam lebih dari satu bulan menjelang pertemuan bank sentral Eropa besok. Di samping spekulasi bahwa ECB masih akan mempertahankan program stimulus, euro juga melemah didesak oleh pergerakan dollar yang memang sedang berada dalam momentum kenaikan.

Sinyal yang makin benderang bahwa pemulihan ekonomi di AS berjalan dengan terkendali mendorong dollar menguat. Momentum kenaikan dollar terjadi karena para pelaku pasar berspekulasi bahwa The Fed akan segera mengurangi atau menghentikan program pembelian obligasi milik pemerintah AS. Beberapa data ekonomi yang dirilis tadi malam juga menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di AS membaik.

Dan pada perdagangan hari ini mata uang euro tampak masih berusaha untuk kembali melanjutkan penurunan (04/07). Euro bergerak rebound pada perdagangan kemarin, setelah sempat anjlok ke posisi paling rendah dalam lebih dari satu bulan belakangan. Anjloknya euro pada perdagangan kemarin terjadi di tengah spekulasi bahwa ECB masih akan mempertahankan kebijakan stimulus moneter di kawasan euro.

Euro pagi hari ini kembali terpukul setelah kemelut di kawasan euro makin menjadi. Dua menteri Portugal mundur dari kabinet setelah dikabarkan berselisih dengan PM Pedro Passos Coelho mengenai cara penanganan utang pemerintah Portugal. Sementara itu yield obligasi di Spanyol dan Italia mengalami kenaikan.

Pada perdagangan hari ini euro terpental lagi ke bawah level 1.3000 poin. Tampak euro berada ada posisi 1.2994 dollar. Posisi euro tersebut mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.3011 dollar. Posisi euro sempat anjlok ke level 1.2923 dollar pada perdagangan kemarin, yang sekaligus merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 29 Mei lalu.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar pada perdagangan hari ini akan cenderung melemah lagi, setelah kemarin sempat terdorong menguat. Euro diprediksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.2940 – 1.3050 poin.

Rabu, 03 Juli 2013

Investor Nantikan Pertemuan ECB, Euro Masih dalam Posisi Lemah

Euro Masih dalam Posisi Lemah; Investor Nantikan Pertemuan ECBPada perdagangan euro-dollar kemarin terjadi kenaikan terbatas lagi. Mata uang tunggal di Eropa tersebut masih mencoba untuk melanjutkan kenaikan terhadap dollar AS di tengah kenaikan aktivitas manufaktur global, termasuk Eropa.

Dollar AS telah mengalami kenaikan sebesar 6.2 persen tahun ini, mata uang dengan kinerja paling baik di antara 10 mata uang negara maju. Euro mengalami kenaikan 5 persen dan menjadi mata uang negara maju terbaik kedua.

Pergerakan dollar masih berada dalam trend yang menguat terhadap euro, di tengah spekulasi bahwa The Fed akan mulai mengurangi pembelian obligasi pemerintah AS, setidaknya mulai bulan September mendatang. Akan tetapi kabar mengenai membaiknya kondisi manufaktur di kawasan euro yang diumumkan tadi malam tampak mampu sedikit meredakan tekanan terhadap euro.

Aktivitas sektor manufaktur di Eropa juga terjadi kenaikan, meskipun masih berada di teritori kontraksi, yaitu meningkat ke level 48.4 poin, tertinggi sejak Maret 2012.

Dan pada perdagangan hari ini mata uang euro terpantau mengalami pergerakan yang masih terjebak dalam pola melemah terhadap dollar AS (03/07). Euro terhantam anjlok pada sesi perdagangan sebelumnya dan mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari satu bulan belakangan.

Saat ini euro masih berada di kisaran paling rendah dalam lebih dari satu bulan menjelang pertemuan bank sentral Eropa besok. Di samping spekulasi bahwa ECB masih akan mempertahankan program stimulus, euro juga melemah didesak oleh pergerakan dollar yang memang sedang berada dalam momentum kenaikan.

Sinyal yang makin benderang bahwa pemulihan ekonomi di AS berjalan dengan terkendali mendorong dollar menguat. Momentum kenaikan dollar terjadi karena para pelaku pasar berspekulasi bahwa The Fed akan segera mengurangi atau menghentikan program pembelian obligasi milik pemerintah AS. Beberapa data ekonomi yang dirilis tadi malam juga menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di AS membaik.

Hari ini euro berada di posisi 1.2974 dollar, membukukan penurunan tipis saja dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya, yaitu 1.2979 dollar. Hari ini euro sudah sempat melemah ke posisi 1.2965 dollar, posisi terendah sejak tanggal 31 Mei lalu.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan euro pada perdagangan hari ini berpotensi untuk lanjut menguat. Untuk hari ini euro diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.2940 – 1.3020 dollar.