Selasa, 21 Januari 2014

Kurs Mata Uang Pound, Outlook 21 Januari 2014

Pada pergerakan forex sesi Asia siang hari ini (Selasa, 21 Januari 2014, 05:07:35 GMT), Poundsterling secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap mata uang utama Dollar AS setelah dibuka pada 1.6433 di awal perdagangan (00.00 GMT). Mata uang tersebut telah turun sekitar -8 pips atau sekitar -0.05 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 1.6425.

Menjelang laporan dari Confederation of British Industry (Inggris) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor manufaktur Poundsterling tampak mulai bergerak turun . Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator CBI Industrial Order Expectations dapat menunjukkan pertanda yang kurang menggembirakan dan diduga dapat turun ke angka 10 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 12. Mata uang Poundsterling terpantau bergerak melemah merespon dini perkembangan tersebut.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian Pound sterling bahwa range normal pergerakan GBPUSD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.6405 dan level resistance pada kisaran 1.6453.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , pair mata uang GBPUSD berada pola descending triangle dan masih berada pada pola konsolidatif jangka panjang. Indikator-indikator teknikal menunjukkan penurunan momentum dan berada di fase akhir fase bullish

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair mata uang GBPUSD berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase akhir bullish minor

Sementara itu menjelang laporan dari Confederation of British Industry (Inggris) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor manufaktur Poundsterlig tampak mulai bergerak turun . Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

GBP/USD Analyzed by Vibiz Research.

Resistance 3
1.6430
Suggest Level
Resistance 2
1.6447
Buy
1.6430
Resistance 1
1.6413
Target
1.6460
Pivot
1.6390
Stop Loss
1.6400
Support 1
1.6510
Sell
1.6387
Support 2
1.6481
Target
1.6357
Support 3
1.6454
Stop Loss
1.6417

GBP/JPY Analyzed by Vibiz Research.

Resistance 3
171.20
Suggest Level
Resistance 2
171.72
Buy
172.12
Resistance 1
170.67
Target
172.42
Pivot
170.71
Stop Loss
171.82
Support 1
172.80
Sell
171.62
Support 2
172.14
Target
171.32
Support 3
171.62
Stop Loss
171.92

Selasa, 07 Januari 2014

Kurs Mata Uang Pound, Outlook 07 Januari 2014

Pergerakan mata uang Poundsterling hari ini (Selasa, 7 January 2014, 03:07:12 GMT) terpantau turun, dan mata uang tersebut terpantau didesak mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 1.6406 di awal perdagangan (00.00 GMT) sekitar – 2 pips atau sekitar -0.01 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 1.6404.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Halifax Bank of Scotland dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor perumahan. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Indikator Halifax HPI m/m diperkirakan dapat menunjukkan tanda yang kurang menguntungkan dan diduga akan turun ke angka 0.60% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 1.10%. Mata uang Poundsterling terpantau bergerak turun merespon dini perkembangan tersebut.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian Pound sterling bahwa range normal pergerakan GBPUSD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.635 dan level resistance pada kisaran 1.6447.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , pair mata uang GBPUSD berada pola descending triangle dan masih berada pada pola konsolidatif jangka panjang . Indikator-indikator teknikal menunjukkan penurunan momentum dan berada di fase akhir fase bullish

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair mata uang GBPUSD berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase tengah bearish minor.

Sementara itu kalender ekonomi menunjukkan bahwa Halifax Bank of Scotland  dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor perumahan. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Senin, 23 Desember 2013

Kurs Mata Uang Pound, Outlook 24 Desember 2013

Pada pergerakan forex sesi Asia hari ini (Selasa, 24 Desember 2013, 03:13:14 GMT), Poundsterling Inggris secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 170.21 di awal perdagangan (00.00 GMT). Mata uang tersebut telah menguat sekitar + 37 pips atau sekitar + 0.21 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 170.58.

Menjelang laporan dari British Bankers’ Association (BBA) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor perumahan di Inggris, Sterling nampak bergerak naik. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan positif pada sektor ini.

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator BBA Mortgage Approvals dapat menunjukkan kinerja yang menguntungkan dan diharapkan mengalami peningkatan ke angka 44.5K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 42.8K. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak terapresiasi merespon dini perkembangan tersebut.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Cross rate Sterling-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 169.63 dan level resistance pada kisaran 170.95.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up ditinjau sejak pertengahan tahun lalu. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan nampak berada pada fase akhir pola bullish.

Sementara itu menjelang laporan dari British Bankers’ Association (BBA) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor perumahan di Inggris, Sterling nampak bergerak naik. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan positif pada sektor ini.
GBP/USD Analyzed by Vibiz Research
gu1
Resistance 3
1.6429
Suggest Level
Resistance 2
1.6402
Buy
1.6410
Resistance 1
1.6378
Target
1.6440
Pivot
1.6351
Stop Loss
1.6380
Support 1
1.6327
Sell
1.6292
Support 2
1.6300
Target
1.6262
Support 3
1.6276
Stop Loss
1.6322

GBP/JPY Analyzed by Vibiz Research
gj1


Resistance 3
171.06
Suggest Level
Resistance 2
170.71
Buy
171.17
Resistance 1
170.48
Target
171.47
Pivot
170.12
Stop Loss
170.87
Support 1
169.89
Sell
169.28
Support 2
169.54
Target
168.98
Support 3
169.31
Stop Loss
169.58

Kurs Mata Uang Pound, Outlook 24 Desember 2013

Pada pergerakan forex sesi Asia hari ini (Selasa, 24 Desember 2013, 03:13:14 GMT), Poundsterling Inggris secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 170.21 di awal perdagangan (00.00 GMT). Mata uang tersebut telah menguat sekitar + 37 pips atau sekitar + 0.21 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 170.58.

Menjelang laporan dari British Bankers’ Association (BBA) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor perumahan di Inggris, Sterling nampak bergerak naik. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan positif pada sektor ini.

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator BBA Mortgage Approvals dapat menunjukkan kinerja yang menguntungkan dan diharapkan mengalami peningkatan ke angka 44.5K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 42.8K. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak terapresiasi merespon dini perkembangan tersebut.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Cross rate Sterling-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 169.63 dan level resistance pada kisaran 170.95.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up ditinjau sejak pertengahan tahun lalu. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan nampak berada pada fase akhir pola bullish.

Sementara itu menjelang laporan dari British Bankers’ Association (BBA) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor perumahan di Inggris, Sterling nampak bergerak naik. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan positif pada sektor ini.
GBP/USD Analyzed by Vibiz Research
gu1
Resistance 3
1.6429
Suggest Level
Resistance 2
1.6402
Buy
1.6410
Resistance 1
1.6378
Target
1.6440
Pivot
1.6351
Stop Loss
1.6380
Support 1
1.6327
Sell
1.6292
Support 2
1.6300
Target
1.6262
Support 3
1.6276
Stop Loss
1.6322

GBP/JPY Analyzed by Vibiz Research
gj1
Resistance 3
171.06
Suggest Level
Resistance 2
170.71
Buy
171.17
Resistance 1
170.48
Target
171.47
Pivot
170.12
Stop Loss
170.87
Support 1
169.89
Sell
169.28
Support 2
169.54
Target
168.98
Support 3
169.31
Stop Loss
169.58

Selasa, 17 Desember 2013

Aussie Melemah; RBA Akan Makin Longgarkan Moneter

Pada sesi perdagangan hari ini nilai tukar aussie terhadap dollar AS terpantau kembali mengalami penurunan lanjutan (17/12). Mata uang dari Australia ini melemah setelah RBA menyatakan masih membuka kemungkinan penurunan suku bunga acuan karena mata uang aussie dinilai masih terlalu tinggi.

Kebijakan RBA yang berpotensi untuk melonggarkan terus moneter berkebalikan dengan prediksi bahwa Fed justru akan mulai melakukan pengetatan. Kondisi ini memicu nilai tukar dollar Australia bergerak melemah dibandingkan dengan dollar Amerika Serikat.

Pasar menantikan pengumuman hasil rapat FOMC pada tanggal 18 Desember mendatang. Dalam rapat bulanannya para petinggi Fed diperkirakan akan mulai menunjukkan isyarat untuk melakukan pengurangan program pembelian obligasi bulanan atau lazim disebut tapering.

Hari ini aussie berada pada posisi 0.8938 dollar AS. Posisi mata uang Australia tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada pada level 0.8948 dollar.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar aussie terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.8900 – 0.9000 dollar.


AUD/USD
aussie
Resistance 3
0.9009
Suggest Level
Resistance 2
0.8986
Buy
0.8980
Resistance 1
0.8968
Target
0.9010
Pivot
0.8945
Stop Loss
0.8950
Support 1
0.8927
Sell
0.8920
Support 2
0.8904
Target
0.8890
Support 3
0.8886
Stop Loss
0.8950
USD/JPY

jpy
Resistance 3
103.87
Suggest Level
Resistance 2
103.58
Buy
103.20
Resistance 1
103.23
Target
103.40
Pivot
102.94
Stop Loss
103.00
Support 1
102.59
Sell
102.50
Support 2
102.30
Target
102.30
Support 3
101.95
Stop Loss
102.70

Selasa, 10 Desember 2013

Analisis Fundamental Dollar AS dan Kurs Mata Uang Pound, Outlook 11 Desember 2013

Pergerakan Dollar AS pada perdagangan forex hari ini (Rabu, 11 Desember 2013, 04:43:12 GMT) terpantau menunjukkan pergerakan turun . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 0.8874 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian turun sekitar – 3 pips atau sekitar -0.03 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 0.8871.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Department of the Treasury (AS) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja fiskal di AS. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Indikator Federal Budget Balance diharapkan dapat menunjukkan sinyalemen negatif dan diduga akan turun ke angka -142.6B dari nilai periode lalu yaitu -91.6B. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak melemah merespon dini perkembangan tersebut.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa range normal pergerakan pair Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.8839 dan level resistance pada kisaran 0.8923.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Dollar AS berada pola reversal dengan volatilitas yang tinggi terhadap Dollar AS terutama sejak awal Januari tahun ini. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum pada fase akhir pola bullish

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan masih melemahnya momentum pada fase pertengahan pola bearish (minor).

Indikator fundamental ekonomi CB Leading Index m/m diduga akan menunjukkan sinyalemen melemah dan diestimasi dapat turun dari nilai periode lalu yaitu 1.5%. Poundsterling Inggris terpantau bergerak negatif merespon dini perkembangan tersebut.

GBP/USD Analyzed by Vibiz Research
 gu1

Resistance 3
1.6514
Suggest Level
Resistance 2
1.6490
Buy
1.6470
Resistance 1
1.6468
Target
1.6500
Pivot
1.6443
Stop Loss
1.6440
Support 1
1.6421
Sell
1.6437
Support 2
1.6396
Target
1.6407
Support 3
1.6374
Stop Loss
1.6467

GBP/JPY Analyzed by Vibiz Research
gj1

Resistance 3
171.27
Suggest Level
Resistance 2
170.66
Buy
169.44
Resistance 1
169.89
Target
169.74
Pivot
169.28
Stop Loss
169.14
Support 1
168.51
Sell
168.30
Support 2
167.90
Target
168.00
Support 3
167.12
Stop Loss
168.60

Selasa, 03 Desember 2013

Rekomendasi Forex 3 Desember 2013

Pada pergerakan forex sesi Asia siang hari ini (Selasa, 3 Desember 2013, 04:16:48 GMT), Dollar AS secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap beberapa mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 80.89 di awal perdagangan (00.00 GMT). Indeks mata uang tersebut telah turun sekitar 6 pips atau sekitar 0.07 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 80.95.

Menjelang laporan dari Investor’s Business Daily (IBD), TechnoMetrica Institute of Policy and Politics (TIPP) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai level optimisme terhadap ekonomi AS, Dollar AS tampak mulai bergerak turun . Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator IBD/TIPP Economic Optimism dapat menunjukkan pertanda yang kurang menggembirakan dan diduga dapat turun ke angka 43.2 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 41.4. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak turun merespon dini perkembangan tersebut.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal indeks Dollar AS pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 80.59 dan level resistance pada kisaran 81.07.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks Dollar AS berada pola Descending Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase pembentukan bullish baru.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks Dollar AS berada pada Descending Triangle break Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase akhir bearish minor.

AUD/USD
aud
Resistance 3
0.9190
Suggest Level
Resistance 2
0.9160
Buy
0.9100
Resistance 1
0.9117
Target
0.9130
Pivot
0.9087
Stop Loss
0.9070
Support 1
0.9044
Sell
0.9050
Support 2
0.9014
Target
0.9020
Support 3
0.8971
Stop Loss
0.9080
USD/JPY
jpy
Resistance 3
104.07
Suggest Level
Resistance 2
103.73
Buy
103.70
Resistance 1
103.52
Target
103.90
Pivot
103.17
Stop Loss
103.50
Support 1
102.96
Sell
103.20
Support 2
102.61
Target
103.00
Support 3
102.39
Stop Loss
103.40